menceritakan seseorang memiliki keinginan mengurai kembali benang yang tak terkira jumlahnya dalam selembar sapu tangan yang telah ditenunnya sendiri.
Buku ini merupakan lanjutan dari kisah Pinkan dan Sarwono dalam trilogi Hujan Bulan Juni. Bagaimana akhir perjalanan mereka? Akankah waktu mempertemukan atau justru memisahkan mereka karena campur tangan takdir?